Wajanbolic E-Goen

Wajanbolic e-goen? Apa itu?:/

Nah! Sekarang aku akan menjelaskan tentang wajanbolic e-goen ini!

Semuanya tau internet itu apa kan? Kalau punya internet, wah! Lebih bagus lagi!

Perangkat untuk mengakses internet itu banyak. Ada yang pakai Wi-Fi, paket data, atau mungkin kabel internet, tapi wajanbolic itu apa?

Wajanbolic adalah sebuah alat yang bisa memperkuat akses internet! Bentuknya kurang lebih seperti :

200px-Wajanbolic

FYI (for your information) wajanbolic itu memang terbuat dari wajan!😐

“Antenna Wajan, atau Wajanbolic e-goen merupakan terobosan dalam Teknologi RT/RW-net. Antenna Wajanbolic e-goen dapat menjadi client yang murah dalam sebuah RT/RW-net sehingga kita dapat ber Internet dengan murah. Antenna Wajanbolic e-goen di kembangkan oleh Pak Gunadi” -Wikipedia

Jadi, wajanbolic ini memperkuat akses internet, jadi bisa dapet lebih murah!

Dasar hukumnya itu memakai :

“Penggunaan Wajanbolic ini diatur oleh Keputusan Menteri No.2 Tahun 2005[1] Beberapa hal yang penting dari Keputusan Mentri No.2 Tahun 2005 adalah : tidak memerlukan izin stasiun radio dari pemerintah untuk menjalankan peralatan internet pada frekuensi 2.4GHz, tetapi dibatasi dengan:

  1. Maksimum daya pemancar ada 100mW (20dBm).
  2. Effective Isotropic Radiated Power(EIRP) di antenna adalah 36dBm
  3. Semua peralatan yang digunakan harus disertifikasi oleh POSTEL”

Wah… Gimana cara kerjanya ya? Ayo tanya si Wiki!

“Prinsip kerja antena Wajanbolic seperti antena parabola lainnya, yaitu menempatkan bagian sensitif antena pada titik fokus parabola (wajan) sehingga semua gelombang elektromagnet yang mengenai wajan akan terkumpul dan diterima oleh bagian sensitif tersebut. Jangkauan kerja antena ini dapat mencapai hingga 1-2 km bahkan sampai 5 km. Antena Wajanbolic terdiri atas 3 komponen utama, yaitu :

Reflektor yang terbuat dari wajan

Dapat digunakan wajan yang berdiameter minimal 40cm, semakin besar ukuran wajan akan semakin baik karena semakin banyak frekuensi radio yang dapat ditangkap.

Bagian Sensitif antena berbentuk Tabung berisi USB WLAN

Sebagai Tabung dapat digunakan Pipa Paralon 3” sepanjang 23cm dan bungkus 16cm dari panjangnya dengan Aluminium foil.

Kabel penghubung antena ke komputer

Dapat menggunakan kabel USB yang biasanya disediakan dalam paket USB WLAN, dipotong di bagian tengah dan disambung dengan menggunakan kabel UTP atau Kabel LAN.”
Apa kelebihan dan kekurangannya?

Kelebihan

Penggunaan antena Wajanbolic ini memiliki beberapa keuntungan :

  • Jaringan lebih cepat daripada modem
  • Dapat di pasang dengan cepat dan mudah sehingga tidak menyita waktu terlalu banyak.
  • Murah

Kelemahan

  • Karena berupa ‘solid dish maka pengaruh angin cukup besar sehingga memerlukan mounting ke tower yang cukup kuat
  • Level daya yang dipancarkan tidak bisa dikendalikan dengan baik.
  • Tidak sesensitif antena parabola asli dalam menangkap gelombang sinyal
  • Tidak tahan lama, harus melakukan kalibrasi ulang berkali-kali.

WOW! Lumayan kan?

Mau bikin sendiri? Caranyaa…

Bahan Bahan

  • Tutup panci atau Wajan penggorengan
  • Paralon 3″ buat feeder
  • Tutup pralon 3″ : 2 bh
  • Paralon 1″ , buat support pemasangan USB WiFi
  • Tutup pralon 1″ : 1 bh
  • Baut besar : 1 bh
  • Baut kecil : 1 bh
  • Lakban Aluminum, untuk melapisi pralon 3″ yg dipakai buat feeder. Bagi anda yang kesulitan untuk memperoleh lakban aluminium dapat
  • menggunakan teknik Wajanbolic Timor Leste yang menggunakan aluminium foil dan lem pralon.
  • Pipa listrik yg kecil (diameter 1 cm), untuk pelindung sambungan kabel UTP
  • Rubber Tape, untuk menutup Pipa listrik

Konstruksi antenna wajanbolic

  • membuat dudukan untuk USB WLAN dari pralon 1″, yang dilapisi oleh lakban aluminium, sehingga berfungsi seperti antenna kaleng.
  • lubangi tengah-tengah wajan
  • dudukan pipa pralon dengan USB WLAN di muka wajan.
  • perpanjang kabel USB dengan menggunakan kabel UTP.

Sedikit perhitungan posisi lakban aluminium terhadap dasar wajan

  • Lokasi fokus wajan adalah f=D^2/(16xd) dimana D adalah diameter wajan, dan d adalah kedalaman wajan.
  • Posisi USB wifi adalah 3/4Lg, kira-kira 5.2-5.3cm untuk pralon 3

Masih bingung? Bisa liat videonya di YouTube!

Nah… gimana? tertarik? Silahkan mencoba!

Semoga bermanfaat ^^

sumber : Wikipedia

Quote for Today :

“Whatever you are, be a good one” -Abraham Lincoln

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s